Hormonik Cara Cepat Merangsang Pertumbuhan Tanaman

HORMONIK adalah produk hormon organik yang dibesut oleh PT Nasa. Pupuk memang memiliki peranan yang sangat penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang tanaman. Maka dari itu, memilih pupuk yang berkualitas adalah suatu hal yang perlu dilakukan agar hasil panen sesuai dengan keinginan.

Namun penggunaan hormon juga tidak kalah penting, sebab hormon berfungsi untuk merangsang pertumbuhan daun, batang, bunga dan juga buah. Tanpa adanya hormon, tanaman tidak akan tumbuh dengan optimal sehingga besar kemungkinan menjadi kerdil, tidak berbuah dan tidak berbunga. 

Nah, hormon yang terdapat dalam produk Nasa ini merupakan senyawa alami dari Zat Pengatur Tumbuh yang berperan penting untuk mengatur pertumbuhan tanaman. Sekedar informasi, ZPT atau Zat Pengatur Tumbuh ini terdiri dari hormon Giberelin, Auksin dan juga Sitokinin.

Hormonik
Hormonik

Manfaat Hormonik Untuk Pertumbuhan

Hormonik buatan PT. Natural Nusantara ini memiliki banyak sekali manfaat. Beberapa manfaat yang dirasakan setelah menggunakannya antara lain :

1. Dapat memperbanyak dan memperbesar umbi tanaman
2. Mengurangi jumlah kerontokan pada buah dan bunga
3. Meningkatkan hasil panen
4. Panen yang dihasilkan lebih awet sehingga tidak mudah membusuk. 

Produk alami besutan Nasa ini juga bisa digunakan untuk semua jenis tanaman. Disamping bermanfaat untuk tanaman, ternyata produk hormon ini juga bermanfaat di bidang peternakan.

Menggunakan produk hormon buatan Nasa, hewan ternak akan mengalami peningkatan bobot. Sehingga jumlah daging yang dihasilkan tentu saja akan semakin meningkat.

Cara Pemakaian Hormonik Nasa

Untuk cara pemakaian produk Hormonik, pertama-tama kocok terlebih dahulu sebelum digunakan agar larutan dalam botol tercampur dengan baik. Perlu diingat bahwa penerapan produk hormon ini berbeda antara tanaman tahunan dan tanaman semusim.

1. Untuk Tanaman Semusim

Untuk tanaman semusim, terapkan produk saat usia tanaman berada di pertengahan sampai dengan menjelang reproduksi atau belum berumbi dan berbunga. Lakukan penyemprotan sebanyak 3 hingga 6 kali. Jika penggunaan dilakukan sejak awal penanaman, tentu akan lebih baik.

2. Untuk Tanaman Tahunan

Untuk tanaman tahunan, diterapkan mulai 2 sampai 4 bulan sebelum tumbuh bunga dan buah. Berikan sebanyak 3 sampai dengan 6 kali penyemprotan. Untuk pembuatan larutan, gunakan 1 samai 2 cc produk hormon Nasa setiap 1 liter air.

Untuk hasil yang lebih optimal, Anda juga bisa mencampur produk ini dengan pupuk organik cair Nasa atau disebut POC Nasa. Gunakan 3 tutup pupuk cair kemudian dicampur dengan produk hormon sebanyak 1 tutup botol, untuk selanjutnya dilarutkan dengan air sebanyak 1 liter.

Untuk ternak, campurkan 1 sampai 2 tutup produk hormon Nasa dengan 1 botol atau 500 cc pupuk cair organik Nasa. Kemudian, dimasukkan 1 hingga 2 cc campuran tadi dengan air sebanyak 1 liter. Larutan tersebut dijadikan sebagai air minum ternak setiap satu kali sehari.

Baca Juga : POC Nasa

Menggunakan produk oranik NASA ini, Anda tidak perlu khawatir terkait bahaya keracunan pada tanaman atau ternak. Sebab hormonik dibuat dari bahan yang dijamin alami.

Sehingga meskipun dosis yang diberikan berlebihan, tidak akan memberikan dampak buruk apapun terhadap tanaman dan ternak. Apalagi, bahannya yang organik juga membuat produk ini dapat dengan mudah terurai secara alami sehingga sangat aman untuk kesehatan manusia, hewan dan juga lingkungan sekitar.

Harganya yang terjangkau tentu saja akan membantu petani untuk menghemat biaya penggunaan pupuk kimia yang selama ini digunakan. Demikian ulasan terkait produk HORMONIK, semoga bermanfaat untuk Anda yang ingin membudidayakan tanaman atau hewan ternak.

Pemesanan Pupuk Hormonik
Harga Rp. 35.000,-/btl
(belum termasuk ongkir)

Tlp/Wa : 081226994477 / 085741176111

1 Komentar untuk "Hormonik Cara Cepat Merangsang Pertumbuhan Tanaman"

  1. Artikel ini sangat bermanfaat saya sangat suka membacanya terimakasih atas informasinya saya tetap kunjungi kabar barunyaAduQ Online terpercaya, Thanks bruhh.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel